Oh Tuhan, mengapa kamu menciptakan makhluk yang egois itu. Dia menyesalkan keberadaan pria di dunia. Makhluk yang lebih enak keberadaannya. Tak sakit setiap bulan. Tak harus mengandung dan menyusui.

1001 Jalan Mencari Cinta:
KISAH ANITA
Mengkaji Ayat Menggali Cinta(1)

Oleh: Mochamad Yusuf

Tulisan ini didekasikan untuk ibu dan bapak. Keduanya mengalami pernikahan pertama yang kandas dan singkat. Penuh dengan air mata dan kemarahan. Namun tak kapok untuk berumah tangga lagi untuk mencapai bahagia bersama saya dan 2 adik saya.

~~~
1001 jalan mencari cintaJarum speedometer menyentuh 90. Gas dilepas. Dinyalakan sein, membelok ke kiri. Tampak dari arah kanan pesawat Tu-16 Badger. Dulunya pesawat ini ditakuti Belanda, sekarang nangkring tak terawat sebagai monumen.

Jalan menuju bandara lempang. Mulus dan lebar. Gas sekarang dibejek habis. Jam digital di tengah dashboard menunjukkan pukul 06.15. Masih sepi. Sekarang speedometer menunjukkan 120. Xenia ini ternyata kencang juga.

Anita sungguh kesal pagi ini. Kekesalannya dia tumpahkan dengan memacu kencang mobilnya. Tak peduli dengan keselamatannya. Yang penting kekesalannya tertumpahkan.

Sebenarnya bangun tidur dia merasa happy. Namun ketika dia turun ke bawah dari kamarnya di atas, mamanya mengingatkan untuk pulang sore.

“Nit, nanti malam bu Sutrisno mengadakan syukuran atas jabatan yang baru. Kamu antar mama ya..” mamanya meminta. Sebuah permintaan yang wajar. Tapi Anita tahu maksud mamanya. Karena itu dia bilang repot, nanti ada rapat guru. “Minta sama Kania aja ma,” elaknya sambil mengusulkan adiknya.

“Lho kenapa sih kamu? Adikmu kan harus mengasuh anaknya? Lagian dia nggak tinggal di sini,” mamanya protes. “Ya, suaminya kalau begitu. Kalau mama nggak mau, ya naik taksi saja,” balas Anita.

Pertengkaran mulai terjadi. Ini pertengkaran yang kesekian. Anita tahu maksud permintaan mamanya. Dia mau dikenalkan dengan anaknya bu Joyo, teman arisan mamanya. Kata mamanya dia anak baik, ganteng, kerjanya mapan dan lain-lainnya. Pokoknya memuji setinggi langit. Ini kesekian kalinya mamanya mempromosikan pria untuknya.

Namun berkali-kali dia menolak. Bila misal terpaksa menurut, dia nanti akan beralasan ini itu tentang pria itu. Tentu saja alasan yang dibuat masuk akal. Harapannya mamanya tak akan mempromosikan lagi pria itu. Tapi ternyata mamanya tak patah semangat, dia selalu mendapat calon pria lain. Seperti pagi ini.

Mobil 1000cc seakan mengerti batin pemiliknya. Meski digeber habis, serong kanan serong kiri, dia tenang tak protes. Musik Ello dan Opie terdengar keras di kabin. Kesalnya berusaha diredam dengan lagu ‘Masih Ada’ dan ‘Happy Single’ yang dia juga ikut menyanyikannya. Kedua lagu ini diulang berkali-kali sejak berangkat dari rumah.

Ya, dia patut kesal. Karena berulang kali dia katakan ke mamanya bahwa dia tak mau dijodohkan. Dia akan cari jodoh sendiri. “Ini bukan jaman Siti Nurbaya ma,” kata Anita suatu ketika.

Pikirannya menerawang ke jaman kuliah. Karena jauh dari mamanya, dia tinggal bersama kakaknya yang sudah menikah. Suaminya seorang perwira yang sering tugas meninggalkannya. Perangainya sangat kasar. Sering ada pertengkaran, kadang diselingi dengan kekerasan.

Dia kerap hanya melihatnya. Kadang kalau tak sampai hati, dia akan ikut turun. Membela. Tapi kakaknya sering bilang tak usah ikut campur, dia baik-baik saja. Karena justru dengan nimbrungnya dia, pertengkaran itu malah menggila.

Kalau di waktu-waktu tenang, dia menanyakan keadaan kakaknya, dia menjawab tak apa-apa. “Ya, wajar itu bagian dari rumah tangga,” katanya, “Aku bahagia kok Dik. Ini buktinya,” sambil mengelus perutnya. Ya, dia sekarang hamil 4 bulan.

Tapi meski begitu, pertengkaran kadang kerap terjadi. Sampai suatu ketika, ketika mereka bertengkar tiba-tiba kakaknya pingsan. Dibawa ke RS, dan ternyata ada beberapa komplikasi. Yang bikin rumit adalah kehamilannya. Setelah beberapa hari dirawat, akhirnya tak tertolong. Dia meninggal bersama anak yang dikandungnya.

Sejak itu, dia benci dengan suami kakaknya! Dia benci dengan profesi suami kakaknya. Dia benci dengan semua pria!

Oh Tuhan, mengapa kamu menciptakan makhluk yang egois itu. Dia menyesalkan keberadaan pria di dunia. Makhluk yang lebih enak keberadaannya. Tak sakit setiap bulan. Tak harus mengandung dan menyusui. “Mereka makhluk jahanam. Yang hanya mementingkan diri sendiri. Egois. Yang minta dilayani. Merasa superior,” batinnya.

Sekarang dia trauma dengan pria. Trauma dengan pernikahan.

Pernikahan hanya bikin dia tak bahagia. Suami hanya bikin dia terkekang. Suami hanya menjadikan dia budak yang harus menghamba 24 jam. Kalau ada yang tidak sreg, tangan bisa melayang. Sudah begitu pun merekanya masih kurang ajar. Masih lirik-lirik yang lain. Bahkan ada yang main api dengan main cinta dengan teman kantornya.

Ih.. ngeri membayangkannya.

Tidak, tidak. Saat ini dia sudah bahagia. Sekarang dia sudah jadi wakil kepala sekolah. Padahal umurnya belum 35. Ada mobil keluaran 2005. Meski belum punya rumah sendiri, tapi rumah yang ditempati dengan mamanya direnovasi habis sehingga jadi bagus seperti ini.

Waktu luang dihabiskan menonton film, jalan-jalan, makan di restoran, ke salon, spa dan fitness. Kadang membaca novel atau pergi ke suatu tempat wisata yang jauh. Dia tak yakin, kalau menikah akan tetap bisa seperti ini.

Dengan mamanya dia tak pernah mengungkapkan hal ini. Karena itu mamanya tetap mendorong untuk berkeluarga, berusaha menjodohkan. Dan dia berusaha menolak dengan alasan yang masuk akal.

Xenia biru telur asin masuk ke halaman sekolah yang kelihatan megah. Sekolah ini termasuk favorit di kawasan ini. Muridnya cukup banyak.

Dia turun dari mobilnya, memandang sekelompok siswa yang bermain sepak bola. “Hmm.. sekarang saya wakil kepala sekolah. Beberapa tahun lagi saya bisa menjadi kepala sekolah,” batinnya.

Ya, dia punya modal itu. Lulusan S2 dan sekarang mengejar doktor. Dan kepala sekolahnya mau pensiun. Yayasan sudah mulai menimbang-nimbang kiprah dan prestasinya. (TSA, 12/6/2009 subuh)

~~~
Bersambung…

~~~
Kisah ini diangkat dari kejadian sebenarnya. Kisah ini bagian dari serial ‘1001 Jalan Mencari Cinta’. Kisah lainnya dapat dibaca di: www.enerlife.web.id/v10/category/my_enerlife/jalan-mencari-cinta/. Artikel-artikel motivasi menarik lainnya bisa dibaca di: www.enerlife.web.id

~~~
*Mochamad Yusuf adalah konsultan senior TI, pembicara publik, host radio, pengajar sekaligus developer website & software SAM Design. Dia aktif menulis dan beberapa bukunya sudah terbit. Beliau tinggal di pinggiran Surabaya. Anda dapat mengikuti aktivitasnya di profil Facebooknya.