Mudah. Tinggal membeli router wifi dan membagikan internet lewat wifi. Maka seluruh komputer dan gadget di rumah yang terkoneksi ke wifi otomatis akan mendapat akses internet. Jadi modalnya hanya router wifi. Dan komputer. Router wifi yang paling murah sekitar Rp 175.000-an.

Oleh: Mochamad Yusuf*

Bayangkan Anda memngalami kejadian seperti ini.

Kasus pertama: anak Anda merengek minta uang ke warnet
Sekarang memang sudah zaman IT. Anak saya saja sudah diajari komputer di sekolahnya sejak kelas 1 SD. Maka jangan heran, kalau anak Anda yang masih duduk di bangku SD, minta uang untuk ke warnet. Alasannya mencari bahan untuk mengerjakan tugas. Apalagi kalau anak Anda sudah menginjak bangku SMP/SMA, sudah pasti butuh internet.

Tapi seperti saya, Anda mungkin ragu memberi uang ke anak Anda untuk pergi ke warnet. Tidak ada yang salah dengan warnet. Tapi Anda ingin mengetahui dan mengontrol apa yang dilakukannya di internet. Anda takut anak Anda masuk ke situs-situs porno. Dan Anda tidak bisa mengantar dan menunggui anak Anda di warnet.

Jadi satu-satunya, Anda harus menyiapkan koneksi internet di rumah (termasuk meminjamkan komputer Anda bila dia tidak memiliki komputer. Plus modem beserta paket internetnya).

Kasus kedua: Anak Anda lebih dari satu yang minta koneksi internet
Anak Anda yang meminta koneksi internet lebih dari satu. Ada yang duduk di bangku SMA, SMP dan SD yang minta koneksi internet. Kalau Anda memberi uang ke warnet, akan cukup banyak. Kalau memberi modem masing-masing, juga cukup banyak. Dan ini juga butuh banyak biaya (membelikan pulsa masing-masing untuk membeli paket internet).

Kasus ketiga: Anda ingin memberi kesibukan/kesenangan pada istri
Istri Anda tidak bekerja. Dia full ibu rumah tangga. Kesehariannya ada di rumah. Namun meski pekerjaan ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang menyibukkan, tapi ada waktu-waktu tertentu di mana dia luang, khususnya di malam hari saat sudah santai. Anda ingin dia mendapat kesenangan dengan memberi kesempatan padanya untuk bermain ‘social media’ atau browsing mencari informasi yang diperlukan di komputer.

Atau tidak ada komputer di rumah, namun dia memiliki smartphone yang ada wifi dan aplikasi chatting (Whats App, BBM dll), Facebook dan banyak lainnya. Atau Anda memberi kesempatan berbisnis di rumah untuk istri Anda. Memang sekarang banyak kesempatan berusaha dengan menggunakan website. Jadi Anda harus menyediakan koneksi internet di rumah.

Bila Anda mengalami kasus-kasus seperti di atas, solusinya Anda harus membeli modem dengan mengisi kartu seluler dengan operator yang cocok. Atau berlangganan internet seperti ‘Speedy’, ‘First Media’ dan lain-lain.

Namun ada beberapa poin, yakni:

1. Anak Anda hanya sewaktu-sewaktu menggunakan internet, atau istri Anda hanya punya waktu luang tertentu saja untuk mengakses internet. Berlangganan internet dengan konsumsi yang jarang, tentu saja tidak efisien. Apalagi Anda tidak mau mengeluarkan uang yang banyak (berlangganan internet lewat seperti Speedy bisa di atas Rp 100.000).

2. Gadget yang butuh koneksi internet hanyalah smartphone, bukan komputer. Ini untuk chatting seperti BBM atau Whats App. Atau bermain ‘social media’ seperti Facebook.

3. Anda sudah membeli paket internet untuk ponsel Anda. Internet ini sudah cukup memadai untuk kebutuhan aktivitas Anda lewat ponsel. Bahkan masih banyak sisa kuota yang belum dimanfaatkan. Anda ingin lebih mengoptimalkan paket internet Anda dengan membaginya ke keluarga lain saat diperlukan.

Lalu bagaimana solusinya?

Mudah. Tinggal membeli router wifi dan membagikan internet lewat wifi. Maka seluruh komputer dan gadget di rumah yang terkoneksi ke wifi otomatis akan mendapat akses internet. Jadi modalnya hanya router wifi. Dan komputer (tidak perlu modem). Router wifi yang paling murah sekitar Rp 175.000-an.

Terus, bagaimana cara membagikan (sharing) internet Anda ke router wifi? Berikut caranya:

Membagi koneksi internet di komputer

    1. Kalau smartphone Anda menggunakan OS Android, maka sambungkan smartphone Anda ke komputer lewat kabel USB. Lalu di smartphone, masuk ke settings. Terus ke > more > tethering & portable hotspot. Cek pada USB tethering. Anda bisa saja sih memanfaatkan ‘portable wifi hotspot’. Tapi tidak saya rekomendasi, karena akan menghabiskan baterai smartphone Anda dengan cepat.
    2. Berarti komputer Anda sudah terkoneksi ke internet.
(ref: dok. pribadi)

(ref: dok. pribadi)

    1. Koneksikan komputer Anda ke wifi hotspot (saya asumsikan router wifi sudah berjalan dengan normal).
(ref: dok. pribadi)

(ref: dok. pribadi)

    1. Klik pada icon wifi di pojok kanan bawah, terus klik network and sharing center. Atau masuk ke > start > control panel > network and internet > network and sharing center.
(ref: dok. pribadi)

(ref: dok. pribadi)

    1. Di sini akan tampak sebuah bagan yang menggambar komputer Anda ke wifi hotspot Anda dan internet. Selanjutnya klik > wireless network connection (nama wifi hotspotnya). Klik pada properties.
(ref: dok. pribadi)

(ref: dok. pribadi)

    1. Pada layar properties, pilih tab (sebelah atas): sharing.
(ref: dok. pribadi)

(ref: dok. pribadi)

  1. Cek pada pilihan ‘Allow other network users to connect throug the computer’s internet connection’. Setelah itu klik OK.

Selesai. Berarti internetnya sudah berhasil dibagi. Sekarang mengatur wifi router untuk mengambil internetnya dari komputer Anda.

Mengeset wifi router mengambil internet dari komputer

(ref: dok. pribadi)

(ref: dok. pribadi)

    1. Masuk ke adimisntrasi router. Buka browser dan ketikkan alamat ‘192.168.1.1’. Kalau tidak diganti, maka username: admin, password: admin.
(ref: dok. pribadi)

(ref: dok. pribadi)

    1. Klik pada menu DHCP setting. Set ‘defult gateway’ ke IP komputer Anda saat ini. Untuk melihatnya bisa dilihat di status wifi > terus klik detail. Lalu set ‘primary DNS’ ke 192.168.1.1.
(ref: dok. pribadi)

(ref: dok. pribadi)

  1. Restart/reboot.

Beres! Sekarang semua komputer atau gadget yang tersambung ke wifi hotspot ini akan mendapat koneksi internet. Lalu bagaimana kecepatan koneksi internetnya? Ya, ini tergantung operator seluler yang dipakai. Dan juga tergantung pada lokasi, waktu, paket data, jumlah pengakses dan sebagainya.

Untuk keadilan, bila yang mengakses internet banyak (anggap saja lebih dari 2) Anda bisa mengatur kuota/bandwith masing-masing user. Dengan demikian lebih merata koneksi internetnya. Untuk mengatur pembagian kuota/bandwith akan saya jelaskan di artikel lain.

Oke. selamat berbagi internet! [PUTA, 20/11/2013]

~~~
*Mochamad Yusuf adalah online analyst, konsultan tentang ‘online communication’, pembicara publik tentang IT, host radio, pengajar sekaligus praktisi IT. Aktif menulis dan beberapa bukunya telah terbit. Yang terbaru, “Jurus Sakti Memberangus Virus Pada Komputer, Handphone & PDA”. Anda dapat mengikuti aktivitasnya di personal websitenya, http://yusuf.web.id atau di Facebooknya, http://facebook.com/mcd.yusuf.