Enerlife [15]: Koin Penambah Semangat

Home / Artikel / Motivasi & Inspirasi / Enerlife [15]: Koin Penambah Semangat

(ref: sxc.hu)
(ref: sxc.hu)
“Pasukanku yang gagah berani, setelah berdoa tadi saya mendapat wangsit untuk menyerahkan keputusan ini pada koin keberuntungan,” katanya sambil menngacungkan koinnya. “Bila gambar kepala maka kita akan menang. Dan bila gambar ekor kita akan kalah. Maka kita kembali saja.”

Oleh: Mochamad Yusuf*

Dua hari lalu saya mengikuti pertandingan tim bakset SMPN 12 dalam kompetisi DBL. Ini tim sekolah saya dulu yang sekarang juga sekolahnya anak saya. Sebelumnya sudah 2 kali kalah. Tipis untuk maju ke babak selanjutnya. Karena poinnya yang melompong. Apa karena itu supporter yang datang jadi tambah sedikit. Sehingga pertandingan itu, lagi-lagi kalah kembali.

“Musuh-musuhnya tinggi dan besar, Yah,” kata Zidan, anak saya, menganalisa kekalahan sekolahnya. “Sedangkan tim kita kecil-kecil.” Ya, itu mungkin benar. Tapi bisa jadi karena semangatnya yang tidak menggelora untuk menang, karena sudah merasa sudah kalah.

Kuncinya memang semangat. Kepercayaan untuk berhasil sebelum melakukan sesuatu. Yang jadi pertanyaan bagaimana menimbulkan semangat itu?

Banyak cara. Tapi tiap orang memiliki cara masing-masing. Seperti cara unik yang dilakukan oleh seorang panglima perang Cina.

Zaman dulu ada seorang panglima Tiongkok yang mendapat perintah kaisarnya untuk mengusir musuh. Jumlah mushnya 10 kali lebih banyak. Mendengar kabar ini tentaranya risau. Tidak semangat. Bahkan takut. Karena kekalahan sudah membayang di depan mata.

Melihat kegalauan ini, panglima berpikir bagaimana memberikan semangat pada para prajuritnya. Akhirnya tibalah mereka di suatu tempat yang tidak jauh dari situ palagan untuk berperang. Panglima berkata pada pasukannya untuk menunggu karena dia akan berdoa meminta petunjuk pada Dewa.

Mulailah Panglima berdoa. Pasukannya dmengelilinginya menunggu petunjuk dari Yang Kuasa.

Akhirnya selesailah Panglima berdoa. Pasukan duduk bersimpuh dengan senajata di tangan menunggu titah Panglima untuk maju berperang atau pulang kembali ke kerajaan. Mereka percaya bahwa petunjuk dari Yang Kuasa adalah yang bisa dipegang.

“Pasukanku yang gagah berani, setelah berdoa tadi saya mendapat wangsit untuk menyerahkan keputusan ini pada koin keberuntungan,” katanya sambil menngacungkan koinnya. “Bila gambar kepala maka kita akan menang. Dan bila gambar ekor kita akan kalah, maka kita kembali saja.”

Dilemparkan koin itu ke udara. Berguling-guling saat turun dari langit. Sebelum sampai tanah, dengan sigap Panglima menangkap dengan kedua tangannya. Dengan pelan-pelan dibuka tangan sebelah atas. Terlihat gambar kepala!

“Pasukanku kita maju! Kita habisi para musuh. Kita pasti menang,” teriaknya sambil memperlihatkan koin yang bergambar kepala.

Pasukan berteriak gembira. Mereka meneriakkan yel-yel semangat. Mereka siap maju bertempur. Dengan gagah berani, meski kalah jumlah, akhirnya mereka bisa menang. Musuh lari tunggang langgang. Musuh bisa diusir pergi.

Kemenangan ini didengar seluruh rakyat kerajaan. Kaisar menyambut Panglima di pintu gerbang istana. “Luar biasa!” kata Kaisar, “Bagaimana Anda bisa memenangkan pertempuran itu?” Panglima menceritakan semuanya termasuk kegalauan para prajuritnya sebelum perang.

“Itu semua karena koin ini,” kata Panglima sambil menyerahkannya pada Kaisar. Kaisar memperahtikan koin ini. Betapa terkejutnya dia. Karena kedua sisi, bergambar… kepala!

~~~
Saya lupa di film apa, juga ada kejadian seperti ini. Dimana sang tokoh selalu menyerahkan keputusan pada koinnya untuk maju atau tidak. Kelak ketahuan koin itu bahwa bergambar sama.

Dalam hidup kita perlu keyakinan bahwa kita yakin berhasil. Namun tantangan yang luar biasa sulit dan kemungkinan berhasil yang kecil seringkali mengakibatkan kita menjadi tidak semangat.

Kuncinya ada 2. Yakni mempersiapkan diri. Kalau mau mau ujian, berarti persiapannya adalah belajar keras. Kalau mau maju perang, persiapannya adalah latihan keras dan senjata yang mumpuni.

Dan yang kedua adalah berdoa. Berharap pada Tuhan memberikan yang terbaik pada kita. Bila kita sudah berusaha, namun tetap gagal, kita percaya itu tetap terbaik bagi kita. Doa adalah dukungan yang luar biasa dari Yang Kuasa untuk keberhasilan. [SUMA, 12/9/2013]

~~~
Enerlife, ‘Energize Your Life’, adalah tulisan motivasi bermaksud mencerahkan pikiran dan hati. Serta memberi motivasi kesuksesan hidup. Anda bisa membaca artikel Enerlife lainnya di: http://EnerLife.web.id.

~~~
*Mochamad Yusuf adalah online analyst, konsultan tentang online communication, pembicara publik tentang II, host radio, pengajar sekaligus praktisi IT. Aktif menulis dan beberapa bukunya telah terbit. Yang terbaru, “Jurus Sakti Memberangus Virus Pada Komputer, Handphone & PDA”. Anda dapat mengikuti aktivitasnya di personal websitenya, http://yusuf.web.id atau di Facebooknya, http://facebook.com/mcd.yusuf.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

-->