Tablet PC Huawei Ideos S7 Slim
Tablet PC Huawei Ideos S7 Slim
Saat ini saya masih belum menemukan tipe tablet PC yang sesuai dengan persyaratan saya ini. Yang ada hampir memenuhi seperti tablet PC Lenovo A3000. Saya suka dengan spesifikasinya, sayangnya desainnya kurang keren. Lainnya ada Tablet PC Huawei Mediapad Vogue. Sayangnya dia hanya single SIM. Seperti juga Asus Fonepad.

Oleh: Mochamad Yusuf*

Bangun tidur saat hari ulang tahun kemarin, saya diberi 2 ‘hadiah’ mengejutkan. Pertama, tiba-tiba ada tagihan sebesar hampir 1 juta ke kartu kredit saya. Kedua, tablet PC saya tiba-tiba ngadat. Tentu saja 2 ‘hadiah’ ini bukanlah hadiah yang saya harap. Bukan hadiah yang menyenangkan.

Tablet PC yang saya gunakan itu adalah Huawei S7 Slim (201u). Tablet PC ini dapat digunakan untuk telpon dan SMS. Selama setahun saya menggunakannya sebagai alat komunikasi. Ini bak ponsel bagi saya. Saya puas dengan kinerja dan harganya tentu saja.

Saya beli waktu itu di toko online saat ada promo sebesar 1,4 juta. Saya pikir dengan harga segitu dapat tablet PC yang bisa telpon dan SMS, kenapa harus beli ponsel? Dengan layar 7 inch yang lebar dan prosesor Qualcomm Snapdragon 1 Ghz, cukup memadai untuk membantu saya beraktivitas. Main game, menulis dokumen, melihat film, mendengarkan musik, menemani jogging dan masih banyak hal lainnya yang saya manfaatkan dari Tablet PC itu.

Di hari ulang tahun itu, tiba-tiba ngadat. Tidak rusak sebenarnya. Hanya tiba-tiba layar sentuhnya kurang peka. Seakan-akan layarnya menjadi resistif. Bukan kapasitif lagi. Jadi harus ditekan, bukan disentuh.

Saya harus mencari penggantinya. Namun saya punya kriteria untuk pengganti Tablet PC yang baru ini. Pertama, bisa buat SMS dan telpon, tapi telponnya harus memiliki earset. Bukan speaker. Jadi bertelepon seperti biasa, yakni ditempelkan dekat kuping. Sebelumnya tidak seperti itu, karena suara telpon keluar lewat speaker. Jadi terdengar seluruh ruangan. Tidak privacy lagi.

Kedua, harus dual SIM. Dengan dual SIM ini, salah satu nomor digunakan buat telpon dan SMS. Istilah saya nomor utama. Nomor yang diketahui orang-orang untuk dihubungi dan berkomunikasi. Sedang satunya buat internet. Ini tinggal cari operator yang sedang promo. Kalau habis, tinggal buang dan beli operator lain yang sedang promo lebih murah lagi.

Ketiga, model dan desain harus menarik. Karena ukurannya besar, maka tidak bisa dimasukkan ke saku. Hanya diletakkan di meja. Dengan memiliki model dan desain yang menarik, akan terlihat bergengsi saat diletakkan di meja.

Saat ini saya masih belum menemukan tipe tablet PC yang sesuai dengan persyaratan saya ini. Yang ada hampir memenuhi seperti tablet PC Lenovo A3000. Saya suka dengan spesifikasinya, sayangnya desainnya kurang keren. Lainnya ada Tablet PC Huawei Mediapad Vogue. Sayangnya dia hanya single SIM. Seperti juga Asus Fonepad.

Akhirnya saya putuskan kembali menggunakan ponsel. Namun karena saya pikir sementara sebelum menemukan tablet PC yang pas sesuai kriteria yang saya minta, maka saya beli ponsel yang murah saja. Kalau bisa dibawah 1 juta. Syukur-syukur lebih murah lagi.

Namun meski murah, kalau bisa tetap smartphone berbasis Android terbaru (minimal Jellybean) dengan spesifikasi terbaru dan banyak fiturnya. Dan mulailah saya berburu ponsel ini. Akhirnya saya temukan.

Apakah itu? [HRM, 11/2/2014]

~~~
*Mochamad Yusuf adalah online analyst, konsultan tentang ‘online communication’, pembicara publik tentang IT, host radio, pengajar sekaligus praktisi IT. Aktif menulis dan beberapa bukunya telah terbit. Yang terbaru, “Jurus Sakti Memberangus Virus Pada Komputer, Handphone & PDA”. Anda dapat mengikuti aktivitasnya di personal websitenya, http://yusuf.web.id atau di Facebooknya, http://facebook.com/mcd.yusuf.

4 total views, 4 views today

2 thoughts on “Review Jujur: Lenovo A369i (1) Mencari Ponsel Murah Tapi Kencang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *