Insya Allah hari ini puasa terakhir. Besok lebaran. Tapi di ujung Ramadhan ini saya malu. Malu dengan Ramadhan. 29 hari mengingatkan saya akan sesuatu. Sesuatu bisa dilakukan, meski tidak dilakukan.

Bukan pada Zidan Ramadhan. Itu anak saya. Tapi pada bulan suci Ramadhan. Bulan Ramadhan mengingatkan saya telah melupakan sesuatu. Sesuatu yang seperti tidak bisa dilakukan. Kenyataannya bisa dikerjakan.

Di Ramadhan saya bisa berpuasa penuh sebulan. Bahkan puasa kali ini di musim kemarau yang panas. Kenyataannya saya mampu melakukan penuh (kecuali hari pertama, saat kuping mengucur darah). Tetapi kenapa di luar Ramadhan tidak bisa puasa? Minimal 3 hari saja sebulan.

Di Ramadhan saya bisa shalat Isyak jamaah di masjid. Kenapa di luar Ramadhan tidak dapat? Di Ramadhan saya bisa shalat Maghrib dan Subuh berjamaah bersama keluarga. Kenapa di luar Ramadhan tidak bisa?

Di Ramadhan bisa bangun malam untuk sahur. Kenapa di luar Ramadhan tidak mampu? Di Ramadhan bahkan sebelum sahur bisa shalat tahajjud, kenapa di luar Ramadhan tidak dikerjakan? Di Ramadhan bisa bangun malam dan itikaf di masjid. Kenapa tidak mampu di luar Ramadhan?

Di Ramadhan membaca Quran dan buku-buku agama, kenapa tidak dilakukan di luar Ramadhan?

Kenapa? Kenapa? Saya malu dengan kamu, Ramadhan. Sesuatu yang saya bayangkan tidak mungkin, mustahil, ternyata bisa. Sesuatu yang saya anggap susah dan berat, ternyata mudah dan enteng melakukannya.

Kenapa harus dipaksa dengan hukum wajib di bulan Ramadhan. Kenapa aku tak tergerak sendiri dengan sukarela. Padahal itu mudah dan bisa.

Ramadhan, terima kasih telah mengingatkan aku. Terima kasih telah pula mengajariku. Ternyata begitu mudah menjalankannya. Semoga di luar Ramadhan tetap saya bisa mengerjakannya seperti apa yang biasa saya lakukan di Ramadhan.

Semoga kita bisa bertemu lagi di waktu mendatang. Amin.

~~~
*Mochamad Yusuf adalah konsultan senior TI, pembicara publik, pengajar sekaligus developer website & software. Aktif menulis dan beberapa bukunya telah terbit. Tinggal di pinggiran Surabaya. Anda dapat mengikuti aktivitasnya di profil Facebooknya.

2 total views, 2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *