Suatu ketika kantor mendapatkan proyek aplikasi. Namun klien meminta dikerjakan di tempatnya. Aduh… Timbul kekhawatiran tidak ada jaringan dan koneksi internet di tempat klien. Padahal kita bekerja secara tim, sekitar 7 orang, dan memerlukan koneksi internet untuk mencari bahan referensi saat membuat aplikasi tersebut.

Oleh: Mochamad Yusuf*

Apa sebenarnya wireless router 3G itu?

Wireless router 3G itu adalah router. Router adalah sebuah alat yang berfungsi membagi koneksi dari jaringan luar ke jaringan dalam dan sebaliknya. Seperti kata dasarnya route, maka router ini mengatur dan membagi jalan bagi pengguna dalam berbagi koneksi data.

Tentu di sini bisa pula koneksi internet. Jadi dengan router ini, router mengambil koneksi internet dari luar, misal ISP atau operator seluler, dan membaginya ke komputer yang ada dalam jaringan itu. Dan sebaliknya.

Lalu apa wireless itu?

Wire adalah kabel, sedangkan less tidak, maka artinya tidak menggunakan kabel. Maka router ini bisa membagi koneksi tanpa harus menancapkan kabel di dalamnya. Meski biasanya juga disediakan port untuk menancapkan kabel koneksi.

Lalu lewat apa kalau tanpa kabel?

Lewat wifi. Ini seperti gelombang radio dengan frekuensi tertentu yang memancarkan dan menerima data lewat gelombang radio itu. Standar yang sudah disetujui adalah 802.11 B/G/N. N itu tingkatan standar paling tinggi. Paling tinggi kecepatan. Artinya bisa bertukar data dengan cepat.

Lha 3G?

3G adalah sebuah teknologi seluler yang menggunakan ponsel. Teknologi 3G sebuah pengembangan yang meningkatkan kecepatan koneksi data internet lewat ponsel. Sehingga bisa bertukar data lebih cepat.

Maka secara sederhana wireless router 3G adalah sebuah router yang mengambil koneksi data dari operator seluler lewat teknologi 3G dan membagi koneksi datanya ke komputer dalam jaringan lewat wifi.

Konkritnya bagaimana?

Misal: Anda ke warnet untuk menggunakan Facebook. Maka Anda pakai salah satu komputer, dan lewat browser Anda membuka Facebook. Maka komputer yang Anda pakai meminta data ke server Facebook. Alurnya dari komputer lewat jaringan kabel ke router terus ke ISP, misal Speedy, terus sampai ke server Facebook. Dari server Facebook, data diambil diantar kembali ke komputer Anda lewat jalur yang sama.

Ini hampir sama dengan wireless router 3G. Misalkan Anda ada di cafe, sambil menunggu sajian yang Anda pesan, Anda nyalakan wifi ponsel Anda. Melakukan koneksi ke salah satu koneksi wifi yang disediakan cafe tersebut. Anda membuka browser di ponsel Anda dan mengetik alamat Facebook. Maka ponsel Anda meminta data lewat wifi ke access point, masuk ke router, dan lewat modem 3G, masuk ke server Facebook. Dari server Facebook data dibawa ke ponsel lewat jalur yang sama.

Masih belum jelas ya?

Oke, saya ceritakan kisah mula saya mengenal wireless router 3G.

Saya adalah seorang developer web atau aplikasi berbasis web di sebuah perusahaan. Selama itu saya mengerjakan sebuah web atau aplikasi (proyek) di kantor. Tentu di kantor sudah teredia jaringan dan koneksi internet.

Suatu ketika kantor mendapatkan proyek aplikasi. Namun klien meminta dikerjakan di tempatnya. Aduh… Timbul kekhawatiran tidak ada jaringan dan koneksi internet di tempat klien. Padahal kita bekerja secara tim, sekitar 7 orang, dan memerlukan koneksi internet untuk mencari bahan referensi saat membuat aplikasi tersebut.

Dan benar! Ternyata kita ditempatkan di sebuah ruang tersendiri. Di sini tidak ada jaringan, kabel dan switch, dan otomatis tidak tersedia koneksi internet. Namun kekhawatiran saya pupus, saat manager proyek (team leader) kita membawa wireless router 3G. Dia letakkan alat itu di tengah-tengah kita dan menancapkan modem 3Gnya ke alat itu.

Setelah beberapa saat menyala, dia meminta menyalakan wifi laptop kita, ya semuanya membawa laptop karena klien juga tidak menyediakan komputer. Dia meminta kita untuk mengkoneksikan wifi kita ke sebuah access point, karena klien kita ada di kawasan industri ternyata banyak access point.

Setelah berhasil koneksi, kita sekarang ada di jaringan yang sama. Sehingga bisa saling bertukar data antar komputer. Ini memudahkan kolaborasi antar teman untuk membuat aplikasi. Selain itu ternyata kita bisa mengkoneksi internet. Walhasil meski jauh dari kantor, di ruangan tersendiri yang sepi, kita bisa bekerja dengan baik.

Saya tanya ke manager proyek apa alat itu? Katanya itu adalah wireless router 3G. Merknya TP Link, tipenya saya lupa. Yang jelas menggunakan 2 antena. Modem yang dipakai adalah CDMA dengan operator Esia. Beli paket internet Esia seharga Rp 60.000, lupa saya dapat berapa Giga. Mungkin sekitar GB. Tapi yang jelas bisa melayani kita selama sebulan di situ.

Wah, saya pikir keren… Namun pikiran keren saya hilang, saat saya tanyakan harganya masih di atas Rp 300.000. Hampir Rp 400.000. Belum beli modemnya. Walhasil bisa setengah juta sendiri.

Waduh, keinginan memiliki wireless router 3G jadi sirna. Tidak apa. Yang jelaswaktu itu saya punya pengetahuan bila membutuhkan koneksi internet yang mudah, murah dan praktis, saya tahu solusinya. Yakni menggunakan wireless router 3G. [TSA, 20/1/15 pagi].

~~~
Serial tulisan “Wireless Router 3G” ini menceritakan tentang apa itu wireless router 3G, manfaat dan aplikasinya di lapangan. Tunggu kelanjutan serial tulisan ini di http://www.techknow.web.id.

~~~
*Mochamad Yusuf adalah penyuka teknologi. Gemar membaca dan menulis. Waktu senggangnya dipakai menonton film. Hehehe. Anda dapat menemuinya di http://www.facebook.com/mcd.yusuf atau PIN BBM: 7DDB9A34.

2 total views, 2 views today

3 thoughts on “Wireless Router 3G [1]: Awal Mula Bertemunya

  1. @Saepul azis
    1. Ikuti saja lanjutan artikel saya. Karena sebenarnya banyak merk dan tipe. Seperti yang jelas sudah saya sebutkan di artikel ini adalah TP Link RL MR3420.
    2. Beli merk global seperti Huawei atau ZTE. karena dukungan software untuk modem itu banyak. Saya akan jelaskan di artikel kelanjutannya.

  2. Assalamualaikum wr wb.

    bener-bener sangat bermanfaat buat saya.walaupun saya sangat awam,
    ada beberapa yang ingin saya tanyakan disini pak.
    1.bisakah direkomendasikan model router yg cocok buat saya?
    2.merk dan type modem yang bagus?
    trima kasih pak atas pnjelasanya.

    Wassalamu alaikum wr wb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *