Antara Training dan Outbound, Perlukah?

Home / Training / Antara Training dan Outbound, Perlukah?

team-386673_1280_300Belakangan ini banyak perusahaan yang tidak segan-segan mengeluarkan dana ekstra untuk mengirim karyawannya ke tempat-tempat terpencil seperti ke daerah pegunungan. Sambil berekreasi, para peserta melakukan outbound juga belajar sesuatu. Tetapi, jangan dibayangkan belajarnya mereka dalam suasana formal, dengan sederetan kursi dan pengajar yang sibuk cuap-cuap di depan kelas. Tapi sebaliknya, metode yang digunakan sangat mengasyikkan sekali.

Lokasinya biasanya berada diluar ruangan alias outdoor. Tidak heran, kalau metode belajar yang dilakukan lebih bersifat petualangan dan permainan. Bahkan seringkali ada peserta yang tidak menyadari, bahwa mereka sebenarnya sedang ‘ditraining’.

Kegiatan semacam ini punya banyak nama. Ada yang menyebutnya company outing, adventure education, team building, motivation training, management outbound, dan sebagainya. Pasti Anda pernah dengar kan?

Sekilas, outbound memang terkesan sebagai aktivitas santai-santai belaka. Bagaimana tidak? Habis, aktivitasnya hanya berkutat di seputar permainan yang seru dan menyenangkan. Dilakukannya pun dalam suasana santai. Namun demikian, jangan diremehkan kegiatan yang satu ini. Soalnya, dibalik image santai dan senang-senang, ada segudang manfaat yang bisa dipetik dari kegiatan outbound tersebut.

Dengan terciptanya semangat kerjasama dan perasaan senasib sepenanggungan, maka solidaritas akan muncul dengan sendirinya. Beragam tingkat kesulitan dalam permainan juga dapat membangun sikap pantang menyerah dan menumbuhkan rasa percaya diri (self-confidence) dalam diri peserta, terutama saat mereka berhasil menyelesaikan permainan. Manfaat lainnya, outbound dapat mengasah kemampuan bersosialisasi.

Kalau begitu, apa keuntungannya bagi perusahaan? Tentu perusahaan yang sudah mahal-mahal membiayai, ingin mendapat manfaatnya. Tidak hanya manfaat bagi karyawannya. Sebenarnya, kegiatan outbound merupakan investasi jangka panjang bagi perusahaan karena permainan dalam outbound mengandung berbagai ‘nilai tersembunyi’ yang dapat meningkatkan kualitas SDM. Justru secara tidak langsung perusahaanlah dalam jangka panjang yang akan memetik keuntungan.

2 Comments

Leave a Reply

-->
%d bloggers like this: