Profesi Beresiko Tinggi Terserang Kanker

Home / Artikel / Gaya Hidup / Profesi Beresiko Tinggi Terserang Kanker

Tentu setiap manusia ingin selalu hidup sehat. Siapa sih yang ingin sakit? Tidak ada. Namun lingkungan dimana kita bekerja, mempengaruhi kesehatan kita. Contoh nyata bekerja di lingkungan yang kotor akan beresiko terkena penyakit pencernaan. Atau bekerja bersama-sama perokok dimana menghisap zat-zat beracun, meski dia bukan perokok akan menyebabkan resiko mengidap kanker paru-paru.

CarePages.com telah melaporkan beberapa pekerjaan yang beresiko tinggi bagi kesehatan. Pekerjaan yang meningkatkan peluang terjangkitnya penyakit kanker. Ini karena disebabkan zat-zat kimia atau obat-obatan yang digunakan dalam bekerja. Atau penyebab lainnya.

Mari kita lihat bersama-sama profesi apa yang beresiko tinggi terhadap kanker:

  1. Pekerja shift
    Sebuah studi yang dilakukan oleh International Agency for Research on Cancer (IARC) melaporkan bahwa wanita yang bekerja berdasarkan shift memiliki peluang lebih besar menderita kanker payudara. Berarti seperti perawat, pramugari, pekerja pabrik dan lainnya termasuk beresiko tinggi. Studi lebih lanjut sedang dilakukan untuk mengamati bagaimana perubahan pola tidur alami dapat mempengaruhi produksi melatonin dan mendorong pertumbuhan tumor.
  2. Pekerja salon
    Hal wajar saat di salon kita menghirup bau-bauan bahkan mungkin terpapar, seperti semprotan hair spray, shampoo, pewarna rambut, pewarna kuku dan lainnya. Bau-bauan ini berasal dari bahan kimia yang tentunya berpengaruh bagi orang-orang yang setiap hari bekerja di sana. Profesi seperti hair stylist, colorist dan pekerja salon lainnya rentan terhadap serangan kanker.IARC mengatakan bahwa bahan-bahan kimia sebagai bahan spray, shampoo, pewarna dan lainnya tersebut kemungkinan bersifat karsinogenik untuk manusia. Karsinogenik adalah substansi yang menyebabkan kanker atau meningkatkan resiko timbulnya kanker.

    Untuk mengurangi resiko, para pekerja salon sebaiknya memakai masker dan sarung tangan. Karena menggunakan pengaman ini mengurangi paparan yang diterima sehingga pula mengurangi resiko terhadap kanker. Hal lain yang bisa mengurangi resiko terkena kanker adalah menggunakan produk yang tidak menggunakan bahan baku yang mengandung karsinogenik.

  3. Pelukis
    Tidak hanya pekerja salon yang menghirup bahan-bahan kimia, pelukis dan seniman juga menyedot udara dari cat warna yang mengandung bahan kimia. Para peneliti mengetahui pasti bahwa para pelukis memiliki kemungkinan terkena kanker paru-paru dan kandung kemih. Ini gara-gara sering kena paparan bahan silika, asbes dan bahan karsinogenik lainnya.
  4. Olahragawan
    Sebagai atlit, mereka menginginkan juara. Kerapkali untuk meraihnya mereka melakukan hal yang tidak sportif seperti minum obat-obatan yang meningkatkan performa. Sayangnya di antaranya mengandung bahan anabolic steroids, hormon-hormon buatan manusia. Padahal steroid terbukti memiliki peran menyebabkan kanker hati dalam jangka panjang. *(my/20160422)

Leave a Reply

-->
%d bloggers like this: