Rahasia Rejeki (3): Rahasia Rejeki Manager IT Hotel Bintang 5

Home / Serial Tulisan / Rahasia Rezeki / Rahasia Rejeki (3): Rahasia Rejeki Manager IT Hotel Bintang 5

Tiba-tiba dia bertanya, “Pak Yusuf, apa yang Bapak lakukan setelah selesai shalat jumat?” Saya terkejut dengan pertanyaan ini. “Ya, berdoa Pak. Setelah shalat Jumat biasanya saya melakukan shalat sunnah 2 rakaat. Ada apa, Pak?”

Oleh: Mochamad Yusuf*

Saya merapatkan jaket. Suhu di ruangan begitu dingin. Wajar ini ruangan untuk server. Saya bersyukur menggunakan baju lengan panjang. Jadi tak begitu dingin.

Saya di ruangan ini karena menginstall dan mensetup aplikasi untuk perusahaan ini. Perusahaan ini adalah hotel bintang 5 di daerah resor Bali yang cukup terkenal. Hotel ini bagian dari jaringan internasional.

Aplikasi yang saya install adalah aplikasi booking online. Sesuatu yang sangat maju bagi jamannya waktu itu. Sekitar tahun 2000-an.

Saya tak tak tahan dengan dinginnya ruang itu. Ingin keluar. Kebetulan ada sesuatu yang diperlukan, dimana harus dicarikan dulu. Memorinya perlu diupgrade. Sehingga tak ada yang bisa dilakukan di ruangan server itu. Harus menunggu selesainya upgrade memori server.

Saya keluar dari ruangan server ke ruangan sebelah yang lebih hangat. Masih satu ruang sebenarnya. Batasnya antara ruang server dengan sebelahnya adalah kaca. Ruang sebelah itu adalah kantornya departemen IT.

Di ruang itu menunggu manager IT-nya. Bukan manager IT hotel itu, tapi manager secara keseluruhan jaringan hotel di Indonesia. Home basenya di Jakarta. Tapi karena installasi ini, dia ikut datang mengawasi.

Awalnya dia seorang programmer. Kemudian bergabung di hotel. Di hotel itu karena sistemnya menggunakanm Fidelio, dia mulai belajar memahaminya. Karena ketekunan dan kepandaiannya, dia sangat menguasai sistem ini. Karena Fidelio hampir digunakan di jaringan hotelnya, maka ketrampilannya sangat membantu menapak karir. Sehingga akhirnya sampai menjadi manager. Dan setelah itu berganti-ganti hotel sampai ke hotel yang jaringanya mendunia ini.

Tentu saja setelah menjadi manager dia banyak mendapat banyak fasilitas. Bahkan ketika dia mengurusi installasi ini, dia juga tinggal di kamar hotel itu layaknya tamu juga. Padahal harga kamar per malamnya sangat mahal.

Sambil menunggu datangnya memori yang diambilkan dari Denpasar, itu cukup jauh dari tempat sini, kita mulai mengobrol-ngobrol. Awalnya tema adalah website, teknologi, gadget dan internet. Lalu kita mulai bicara tentang keluarga.

Tiba-tiba dia bertanya, “Pak Yusuf, apa yang Bapak lakukan setelah selesai shalat jumat?” Saya terkejut dengan pertanyaan ini. “Ya, berdoa Pak. Setelah shalat Jumat biasanya saya melakukan shalat sunnah 2 rakaat. Ada apa, Pak?”

Dia diam sejenak. “Coba lain kali, Bapak baca Al Ikhlas sebanyak 7 kali setelah shalat jumat. Saya melakukan kebiasaan seperti ini.”

Mulailah dia menjelaskan alasan melakukan hal ini. Saya tak ingat detilnya. Tapi yang jelas membaca 7 kali surat Al Ikhlas ini salah satunya akan mendatangkan rejeki. Saya diam mencamkan penjelasannya. Mungkinkah ini rahasianya mendatangkan rejeki?

Setelah pertemuan itu, saya menjalankan nasehatnya. Tapi tentu saja tak sekedar mencari rejeki. Karena tak ada salahnya hanya membaca surat Al Ikhlas sebanyak 7 kali. Mungkin anda bisa mencobanya. [SG, 13/10/2010 tengah hari]

~~~
*Mochamad Yusuf adalah online analyst, pembicara publik, host radio, pengajar sekaligus praktisi TI di SAM Design. Aktif menulis dan beberapa bukunya telah terbit. Yang terbaru, “Jurus Sakti Memberangus Virus Pada Komputer, Handphone & PDA”. Anda dapat mengikuti aktivitasnya di personal websitenya atau di Facebooknya.

Leave a Reply

-->
%d bloggers like this: