Rahasia Rejeki (59): Rejeki Alpa

Home / Serial Tulisan / Rahasia Rezeki / Rahasia Rejeki (59): Rejeki Alpa

Tentu saja ibunya marah pada sang anak, karena uang sisanya cukup banyak. Tapi yang diberikan sedikit. Selisihnya ada Rp 90.000,00. Jumlah yang sangat besar.

Oleh: Mochamad Yusuf*

Dalam kunjungan ke rumah seorang teman ada sebuah peristiwa kecil yang biasa kita temukan. Remeh. Namun sangat berkesan di hati saya. Sebuah peristiwa yang setelah saya renungkan adalah sebuah rahasia rejeki lain.

Waktu itu karena ada keperluan penting dan mendadak, saya paksakan berkunjung ke rumah seorang teman di pagi hari. Pagi-pagi sekali seusai shalat Subuh, saya berangkat ke rumahnya. Ya, saya paksakan pagi karena keperluannya untuk siang nanti. Dan pagi sekali, karena kita semua belum berangkat kantor.

Setiba di sana, kita langsung membicarakan keperluan itu. Karena malamnya saya sudah mengontaknya, maka urusan ini sebenarnya singkat saja. Karena dia sudah menyiapkannya. Setelah selesai dengan urusan itu, kita berbicang ringan-ringan sebelum saya pamit pulang. Karena kalau tidak, saya bisa terlambat ke kantor.

Pagi itu rumahnya sudah sibuk. Istrinya sepertinya menyiapkan masakan untuk keluarga. Anak-anak sebagian sudah mandi dan yang lain menyiapkan peralatan untuk sekolah.

Lalu terdengar suara klakson penjual roti. Lama-kelamaan suara itu mulai menghilang karena sudah semakin jauh. Tiba-tiba ada suara gaduh, seorang anaknya lari tergesa-gesa ke depan berusaha memanggil tukang roti. Mungkin tadi sang anak merengek minta dibelikan roti, awalnya sang Ibu menolak, tapi karena rengekan akhirnya dibelikan. Makanya sempat terdengar seperti pertengkaran kecil. Dan karena keputusan ini terlambat, maka dia berusaha cepat-cepat keluar. Harapannya masih bisa membeli roti.

Untung tukang rotinya masih bisa mendengar teriakan sang anak untuk membeli. Mungkin ada bantuan orang-orang di sana yang dekat tukang roti untuk memberitahu adanya permintaan anak membeli.

Setelah-setelah memilih roti dan membayarnya, sang anak kembali ke rumah. Tenang, dan kita melanjutkan percakapan kembali. Lalu ada kegaduhan kembali. Sekarang tak hanya sang anak yang berlari cepat ke depan, tapi juga ibunya juga lari ke depan. [TSA, 13/12/2011 pagi]


[dipotong]

~~~
Artikel ini bagian dari buku yang saya rencanakan untuk terbit. Rencananya ada 99 artikel yang berkaitan dengan rahasia rejeki. Untuk seri 1 sampai 10, anda bisa membaca secara lengkap di sini. Setelah seri itu, tak ditampilkan secara lengkap. Namun hanya setiap kelipatan seri 5 yang ditampilkan secara lengkap. Jadi pantau terus serial ‘Rahasia Rejeki’.

~~~
*Mochamad Yusuf adalah online analyst, pembicara publik, host radio, pengajar sekaligus praktisi TI. Aktif menulis dan beberapa bukunya telah terbit. Yang terbaru, “Jurus Sakti Memberangus Virus Pada Komputer, Handphone & PDA”. Anda dapat mengikuti aktivitasnya di personal websitenya atau di Facebooknya.

One Comment

Leave a Reply

-->
%d bloggers like this: