Rahasia Rezeki (107): Penghambat Rezeki dari Rumah

Home / Serial Tulisan / Rahasia Rezeki / Rahasia Rezeki (107): Penghambat Rezeki dari Rumah

(dok.pribadi)
(dok.pribadi)
Tinggal di rumah seperti ini seakan tinggal di neraka. Tidak krasan. Namun keluar dari rumah, tidak ada tempat yang pas untuk bisa melabuhkan hati dan badan. Bila demikian, rezeki semakin menjauh.

Oleh: Mochamad Yusuf*

Rumah. Ini adalah tempat yang seharusnya menjadi markas, benteng, kantor atau pusat dari segala sesuatu yang kita kerjakan. Di sinilah kita beristirahat setelah beraktivitas seharian. Di sini juga tempat berkumpul bersama keluarga. Sejauh-jauhnya dan lamanya kita pergi, kita akan mengimpikan dan kembali ke rumah.

Karenanya seharusnya rumah menjadi tempat yang paling menyenangkan dan membahagiakan. Orang-orang bilang sebagai ‘Home Sweet Home’ atau ‘Istanaku Negaraku’. Dengan tinggal di rumah seperti itu, maka kita akan bisa optimal beraktivitas di luar. Sehingga dapat menciptakan rezeki dan prestasi.

Sebaliknya dengan tinggal di rumah yang tidak menyenangkan dan membahagiakan, akan membuat pikiran terbebani. Keluar rumah tidak akan optimal beraktivitas. Sehingga jarang-jarang prestasi tercapai. Rezeki juga akan terhambat kelancarannya.

Tinggal di rumah seperti ini seakan tinggal di neraka. Tidak krasan. Namun keluar dari rumah, tidak ada tempat yang pas untuk bisa melabuhkan hati, pikiran dan badan. Bila demikian, rezeki akan semakin menjauh.

Padahal menciptakan rumah yang menyenangkan kadang merupakan hal yang sulit. Karena tinggal di rumah berarti akan tinggal pula orang-orang lain: pasangan (suami/istri), anak-anak, mungkin ditambah orang tua, cucu, saudara sepupu, keponakan dan lainnya.

Tentu saja ini dapat menimbulkan gesekan dengan manusia-manusia lain. Perdebatan, pertengkaran, sakit hati bahkan dendam bukan hal yang mustahil terjadi. Padahal mau tidak mau, kita tetap akan bertemu dengan mereka.

Apalagi di rumah tinggal setan bernama Dasim. Anak Iblis ini memiliki spesialisasi menimbulkan ketidakbahagiaan di rumah. Dia akan tinggal di rumah-rumah dan menggoda penghuni rumah untuk bergesekan dengan penghuni lainnya. Dia akan selalu menciptakan iri hati, kecemburuan, kesalah-pahaman sehingga akan tercipta pertengkaran bahkan perkelahian.

Dia, Dasim, tidak akan berhenti berupaya dan menggoda sampai tercipta kerusuhan-kerusuhan kecil atau besar di rumah. Dia akan bangga dan dipuji oleh ayahnya, bila seseorang merasa tidak krasan dan lalu meninggalkan rumahnya.

Lalu apa yang bisa dilakukan untuk menciptakan rumah yang damai, sejahtera dan bahagia? Yang nanti naga-naganya dipenuhi dengan rezeki. Mudah. Hanya 2 kegiatan sederhana yang bisa dilakukan. Sesuatu yang sebenarnya tidak sulit dan tidak perlu perjuangan berat untuk melakukannya. [PURI, 23/10/2012 pagi]


[DIPOTONG]

~~~
Artikel ini bagian dari buku yang saya rencanakan terbit. Rencananya ada 99 artikel yang berkaitan dengan rahasia rezeki. Untuk seri 1 sampai 10, anda bisa membaca secara lengkap di http://enerlife.web.id/category/rejeki/. Setelah seri itu, tak ditampilkan secara lengkap. Namun hanya setiap kelipatan seri 5 yang ditampilkan secara lengkap. Jadi pantau terus serial ‘Rahasia Rezeki’ ini.

~~~
*Mochamad Yusuf adalah online analyst, pembicara publik tentang IT, host radio, pengajar sekaligus praktisi TI. Aktif menulis dan beberapa bukunya telah terbit. Yang terbaru, “Jurus Sakti Memberangus Virus Pada Komputer, Handphone & PDA”. Anda dapat mengikuti aktivitasnya di personal websitenya, http://yusuf.web.id atau di Facebooknya, http://facebook.com/mcd.yusuf .

2 Comments

Leave a Reply

-->
%d bloggers like this: