Saat Persahabatan Renggang

Home / Artikel / Gaya Hidup / Saat Persahabatan Renggang

girls-846989_1920_300Saat di kantor bisa jadi Anda menjalin persahabatan dengan rekan kantor. Bisa dimaklumi, karena perjumpaan dengan rekan kantor bisa lama. Sehari bisa 8 jam. Dan berlangsung sampai tahunan bahkan puluhan tahunan. Malah ada yang mengatakan rekan kantor seperti keluarga.

Tapi tentu saja ada saat-saat pasang dan ada pula saat-saat surut. Ada akrab, juga kadang renggang. Bila kerenggangan ini terjadi akan membuat suasana bekerja kurang nyaman. Apalagi sampai memburuk menjadi permusuhan. Dampaknya Anda menjadi tidak bersemangat bekerja. bahkan sampai malas berangkat kerja dari rumah.

Sebenarnya penyebab kerenggangan bisa beragam. Seperti lupa memberi perhatian, tidak jujur, memfitnah di hadapan bos sampai mengambil bekas pasangan (pacar/suami/istri).

Berikut tips merekatkan kembali persahabatan yang renggang dengan rekan kerja Anda:

  1. Lupa memberikan perhatian
    Masalah sepele seperti tidak mengucapkan selamat ulang tahun, Anda bisa dianggap kurang memberikan perhatian. Penawarnya cukup memberikan kartu ucapan selamat ulang tahun atau hadiah kecil seperti buku.Demikian resep yang disampaikan oleh Irene Levine, PhD, pengarang Best Friends Forever. Lalu dilanjutkan dengan permintaan maaf. Bila memang persahabatan Anda tulus, rekan Anda pasti memaafkan dan persahabatan menjadi utuh kembali.
  2. Mengambil bekas pasangan
    Seperti sinetron, Anda mengambil bekas pasangan rekan kantor Anda. Meski sudah putus, mengambil pasangan pasti akan membuat hubungan dengan rekan kerja Anda renggang. Bila laki-laki biasanya penyelesaiannya cukup bertemu secara personal dan menjelaskannya.Tapi tidak bila Anda perempuan. Elaine Zelley, PhD, profesor di LaSalle University di Philadelphia mempelajari tentang persahabatan antar wanita mengatakan, situasi seperti ini akan sangat sensitif jika putus hubungannya belum lama terjadi. Meski begitu, hubungan yang sudah lama putus pun akan tetap menggelorakan kemarahan rekan kerja Anda.Penyelesaiannya hampir mirip dengan laki-laki di atas, yakni menjelaskan secara personal. Namun lebih baik Anda mengajak seseorang yang dihormati olehnya, misal: atasannya. Orang ini yang akan menengahi dan bertindak netral seakan wasit yang adil dalam olah raga. Tapi kuncinya Anda harus tetap jujur.

    Bila sebelumnya hubungan dengan rekan kerja Anda akrab dan tulus, hal yang Anda lakukan ini sudah menjadi obatnya. Bila masih renggang, Anda harus memilih: rekan kerja atau pasangan Anda. Keputusan yang diambil akan memberi konsekuensi masing-masing.

  3. Mengkhianati Anda
    “Tanpa sengaja saya mendengar kamu membicarakan tentang masalah keluargaku pada Ani. Padahal sebelumnya aku mewanti-wanti kamu untuk merahasiakannya,” kata Anda geram.Tapi tunggu,… Jangan marah dulu. Jangan Anda sumpah serampahi dia. Mintalah pertemuan yang tenang di luar jam kerja kantor untuk mendemgar alasan mengapa dia melakukan hal ini. Bila dia meminta maaf, maafkanlah dan berbaiklah. Karena bisa jadi itu hanya sekali yang dia lakukan. Mungkin dia khilaf. Sebagai manusia wajar melakukan khilaf.Tapi kalau Anda sudah membombardir tanpa penjelasan, bisa jadi akan timbul rasa sakit. Alih-alih dia akan berhenti mengkhianati Anda, malah dia akan semakin bersemangat membicarakan keburukan Anda pada yang lain. Semakin puas untuk mengkhianati Anda.

    Pertimbangkan apakah menguntungkan dengan membombardir dengan sumpah serapah dan memaafkan dengan ikhlas. Pikirkan apakah dengan mengungkapkan rasa sakit hati Anda tersebut, akan menyelesaikan permasalahan. Bila Anda sudah menjalin persahabatan lama, rasanya sayang kalau hal sekali itu membuat hubungan menjadi retak.

  4. Tidak ada saat dibutuhkan
    Salah satu menfaat persahabatan adalah dapat bersandar untuk mengurangi penat, kesedihan dan kemalangan. ‘Shoulder to cry on’, begitu ungkapan orang barat sana. Tapi kalau Anda tidak ada saat dibutuhkan olehnya, bisa jadi menyebabkan kerenggangan persahabatan dengan rekan kerja Anda.Kalau sudah seperti ini jangan membuat alasan, misal: Anda katakan Anda sibuk dengan proyek tertentu atau hal lainnya. Alasan hanya membuat dia merasa tidak sepenting/seberharga apa yang menjadi alasan Anda. Dia akan menganggap persahabatan dinomor duakan oleh Anda. Kalau sudah begini, tidak semakin membaik, persahabatan Anda menjadi semakin renggang.Solusinya adalah meminta padanya untuk mengatakan apa yang bisa Anda lakukan saat ini. Bila dia masih menganggap persahabatan masih bisa diperbaiki, dia akan meminta Anda ini itu, meski bisa saja puncak kesedihan sudah berlalu. Katakan padanya untuk akan melakukan sebaik mungkin. Dan memang begitu yang harus Anda lakukan. Lainnya adalah bersabar, karena pengobatan sakit hati ini bisa membutuhkan waktu sangat lama. *(my/20160512)

Leave a Reply

-->
%d bloggers like this: