Sukses Membagi Pekerjaan Berdasarkan Waktu

Home / Artikel / SDM (Sumber Daya Manusia) / Sukses Membagi Pekerjaan Berdasarkan Waktu

Bagi sebagian besar orang, waktu bekerja dimulai pagi hari dan diakhiri petang hari. Normalnya dimulai pukul 08.00 dan berakhir pk 17.00. Namun ada yang dimulai lebih awal seperti pukul 07.30 atau malah pk 07.00. Kalau jam masuknya seperti ini pulangnya juga lebih pagi. Sebaliknya mungkin ada yang masuk pk 08.30 atau malah pk 09.00 sehingga pulangnya bisa lebih malam lagi.

Normalnya waktu bekerja sehari adalah 8 jam. Selama itu kita akan mengerjakan tugas yang diberikan perusahaan. Seluruh organ dalam tubuh kita; otak, mata, tangan, pencernaan akan mengikuti irama tubuh. Karenanya tubuh akan dipengaruhi oleh pola tidur, pola makan, siklus hormon dan sebagainya. Karena itu wajar bila kita di saat-saat tertentu merasa segar, bersemangat, penuh dengan ide segar, namun di saat lain ingin santai, mengantuk, sulit konsentrasi dan lainnya.

Karena itu mari kita sesuaikan pola kerja dengan irama tubuh, supaya kita bisa lebih produktif dalam bekerja. Kita ikuti saran dari para peneliti di University of Michigan berikut ini.

Pukul 07.00 – 09.00, waktunya pemanasan

Di pagi hari kadar oksitosin, oleh para peneliti disebut hormon cinta, sedang berada dalam kadar puncak. Sehingga tidak perlu heran kalau di waktu ini kita lambat karena mood kerja masih dipengaruhi oleh nyamannya suasana rumah tadi pagi.

Saat seperti ini waktunya kita mengecek email kita. Membaca dan membalasnya kalau diperlukan. Email-email sampah (junk/spam) bisa dihapus, sehingga tidak mengganggu di kemudian hari. Pastikan juga mengecek di folder sampah, karena bisa jadi ada email penting yang dimasukkan ke sini.

Rentang waktu ini juga dapat digunakan untuk membaca yang ringan-ringan seperti koran, berita di internet atau obrolan di chat (WA/BBM dan lainnya) atau media sosial. Balaslah bila memang perlu untuk dibahas. Karena kita tidak akan melakukannya sampai nanti di jam istirahat.

Pukul 09.00 – 12.00, waktunya kerja keras

Nah, saatnya mulai bekerja secara serius, karena hormon stres kortisol berada dalam level sedang. Hal ini akan sangat membantu Anda untuk berpikir fokus. Saatnya mengerjakan tugas-tugas yang membutuhkan analisis dan konsentrasi, mengembangkan cara-cara baru, memberikan ide/gagasan segar serta menyusun materi presentasi. Membuat konsep juga bisa dilakukan di sini.

Di rentang waktu ini karena otak sedang giat-giatnya menyumbang ide-ide baru, maka bisa pula mengadakan rapat brainstorming dengan tim Anda. Atau Anda juga bisa menggunakan waktu berharga ini untuk memberikan presentasi ke klien atau mengerjakan pekerjaan sulit lainya. Intinya otak sedang dalam level top di rentang waktu ini.

Pukul 12.00 – 13.30, waktunya kerja ringan

Waktunya istirahat? Betul kebanyakan perusahaan di Indonesia akan memberikan istirahat bagi pegawainya di rentang waktu ini. Namun di jam-jam ini hormon melatonin, hormon tidur, di otak kita sedang menurun drastis. Normalnya puncak kadar hormon ini di malam hari, yakni saat kita mulai kita tidur sampai bangun di awal pagi.

Karena itu harusnya waktu ini masih bisa digunakan untuk bekerja, namun pekerjaan ringan. Di sini kita bisa melakukan seperti pekerjaan sortir berkas, mem-follow-up hasil meeting di jam sebelumnya, mencari informasi di Google, menelpon seseorang, berdiskusi ringan atau melihat/melakukan kunjungan ke lapangan.

Pukul 13.30 – 14.30, waktunya break…

Istirahat dulu. Karena penurunan suhu tubuh terjadi di rentang waktu ini, seperti di jam yang sama di malam hari saat kita tidur. Penurunan suhu tubuh membantu menenangkan tubuh sehingga menjadi amat tidak produktif dalam bekerja.

Setelah makan, beristirahatlah sejenak untuk mencerna makanan, karena tubuh mengalokasikan darah nan penuh oksigen dari otak ke perut. Gunakan waktu semaksimal mungkin untuk beristirahat. Jangan lakukan hal yang terkait pekerjaan. Kalaupun ingin melakukan mungkin bisa melakukan pekerjaan seperti rentang waktu pk 07.00-09.00 seperti membaca email, membaca chat atau media sosial.

Pukul 14.30 – 17.00, waktunya bertemu orang

Di rentang waktu ini kadar hormon stres kortisol akan menurun di ujung siang. Akibatnya suasana hati kita menjadi lebih cerah. Kita menjadi lebih ramah dan senang bicara pada jam-jam ini. Karenanya kita dapat memanfaatkan waktu ini untuk mengadakan pertemuan santai dengan klien atau rapat konsolidasi dengan tim. Tapi jangan membahas hal yang berat. Biarkan itu didiskusikan di rapat brainstorming di lain waktu.

Tapi di jam-jam ini biasanya rasa kantuk menyerang. Untuk menghalaunya, kita bisa melakukan stretching seperti berdiri dan meregangkan tubuh. Atau lebih baik berjalan sejenak di sekitar ruangan kita. Minum air putih juga dapat membantu mengalirkan kembali darah dari perut ke otak. Kalau masih mengantuk, dapat juga minum kopi.

Pukul 17.00 – 20.00, bila masih ‘stay awake’

Bagi sebagian besar orang, jam ini adalah waktunya pulang. Namun bila Anda tidak ingin pulang dulu karena menunggu redanya kemacetan di jalan, waktu ini bisa digunakan untuk kegiatan tambahan.

Sejumlah peneliti mengatakan bahwa saat ini produksi hormon tidur melatonin Anda berada pada titik paling rendah di sepanjang hari. Akibatnya tidak merasa lelah atau mengantuk. Ini saatnya tubuh memasuki apa yang disebut sebagai ‘stay awake’ alias tetap melek.

Gunakan waktu ini memperluas jaringan Anda atau melakukan lobbying. Bertemu dengan klien, rekan kerja atau sahabat. Atau bisa pula digunakan untuk mengikuti kursus seperti bahasa Inggris, memasak dan lainnya. Atau gunakan untuk membaca novel atau buku-buku non fiksi. Juga dapat digunakan untuk menulis blog atau hal yang ringan terkait Anda.

Bila kita memahami irama tubuh kita maka kita bisa melakukan pekerjaan seirama dengan tubuh, agar kesuksesan dan kesehatan melingkupi kita semua. *(my/20160331)

One Comment

Leave a Reply

-->
%d bloggers like this: