Tanya Jawab (FAQ) Seputar Instalasi BBM di Android dan Solusinya

Home / Artikel / TI (Teknologi Informasi) / Aplikasi / Tanya Jawab (FAQ) Seputar Instalasi BBM di Android dan Solusinya

(ref: dok. pribadi)

Persyaratannya untuk bisa install BBM adalah Androidnya harus berversi 4.0 (Ice Cream Sandwich) ke atas. Dan tidak tablet alias layarnya tidak boleh di atas 7 inch. Namun ternyata meski sudah memenuhi syarat, banyak yang mengeluh tidak berhasil menginstall BBM di ponselnya.

Oleh: Mochamad Yusuf*

Awal kehadiran Blackberry Messenger (BBM)) sungguh dirindukan, namun akhirnya Blackberry Limited malah menangguhkannya karena banyaknya pendaftaran dengan aplikasi BBM tidak resmi. Namun peluncuran yang kedua malah dilakukan secara diam-diam. Tanpa gembar-gembor. Jadinya BBM ini tersedia untuk Android dan iOS Selasa kemarin, 22 Oktober lalu.

Persyaratan untuk bisa install BBM adalah Androidnya harus berversi 4.0 (Ice Cream Sandwich) ke atas. Dan tidak tablet alias layarnya tidak boleh di atas 7 inch. Namun ternyata meski sudah memenuhi syarat, banyak yang mengeluh tidak berhasil menginstall BBM di ponselnya.

Berikut beberapa permasalahan saat menginstall BBM di Android. Saya tidak membicarakan tentang BBM di iOS. Soalnya saya tidak punya iPhone. Hehehe.

(ref: antaranews.com)

1. APLIKASI TIDAK KOMPATIBEL.
Ini permasalahan utama bagi pemakai ponsel Android yang ingin mencicipi BBM. Yakni saat masuk Google Playstore tidak ditemukan aplikasi BBM. Artinya aplikasi BBM tidak kompatibel dengan ponsel kita. Kalau ngotot mencarinya lewat website Playstore, maka dikatakan aplikasi tidak kompatibel. Alias kalau dipaksakan klik install, maka tidak dapat memilih ponsel kita.

Untuk kompatible, persyaratan yang diminta oleh Blackberrry adalah OSnya minimal ICS (4.0) dan tidak tablet (layarnya kurang dari 7 inch). Namun seringkali meski sudah memenuhi persyaratan OS, tetap saja dibilang aplikasi tidak kompatibel.

SOLUSINYA:
Install secara manual. Yakni menginstall bukan dari Playstore, tapi dari file aplikasi (apk). Untuk detil bagaimana cara menginstallnya bisa baca artikel saya yang lain, Cara Install BBM Di Tablet Android atau Ponsel Yang Tidak Bisa Install Lewat Playstore.

(ref: tabloidpulsa.co.id)

2. TIDAK DITEMUKAN KONEKSI.
Bila berhasil install BBM, saat dijalankan pertama dikatakan ‘Tidak Ditemukan Koneksi.’ Dan ‘Koneksi anda telah dimatikan. Pulihkan koneksi anda dan coba lagi’.

Padahal Anda merasa yakin koneksi ada. Bahkan aplikasi yang membutuhkan internet tetap berjalan normal. Malahan Anda menggunakan koneksi internet wifi yang lebih stabil dan kencang.

Kemungkinan bagi saya, ini karena server BBM lagi sibuk. Maklum diserbu orang seluruh dunia. Mungkin saat membuka itu lagi penuh. Atau koneksi internet kita sedang tidak stabil. Naik turun. Padahal membuka aplikasi BBM pertama kali butuh koneksi internet besar dan stabil.

SOLUSINYA:
Restart apikasi BBM. Yakni dengan menutup aplikasi BBM secara paksa. Meski Anda telah menekan tombol keluar di bawahnya, pada dasarnya itu tidak menutup aplikasi secara benar. Buktinya icon BBM di status notifikasi masih ada.

Cara menutup secara paksa dengan cara masuk ke > settings (pengaturan) > application (aplikasi) > running. Klik pada icon BBM, dan klik pada ‘force stop’. Bila sudah tidak ada icon BBM lagi, berarti sudah tertutup secara sempurna.

Lalu buka lagi aplikasi BBM. Sebelum itu pastikan koneksi internetnya paling kencang dan stabil. Kalau perlu berjalanlah ke posisi dimana sinyalnya paling penuh. Atau ganti ke wifi yang paling kencang. Kalau masih gagal, coba-coba lagi di lain waktu. Malam hari mungkin ide yang bagus.

(ref: tabloidpulsa.co.id)

3. HARUS ANTRI DULU.
Sejak gagalnya perilisan yang pertama, Blackberry menggunakan sistem antrian. Jadi Anda harus memasukkan email pendaftaran dulu. Setelah Anda masukkan email, Anda diminta menunggu balasan dari Blackberry. Bila sudah dapat email dari Blackberry itu berari panggilan dari Blackberry untuk membolehkan menggunakan BBM. Jadi Anda buka kembali BBM dan masukkan email tersebut.

(ref: tabloidpulsa.co.id)

Dengan sistem ini Blackberry mengatur jumlah pendaftaran BBM, supaya tidak terlalu membebani servernya. Masa tunggunya sekitar 24 jam. Bisa lebih cepat atau lebih lama.

(ref: dok. pribadi)

SOLUSINYA:
Bila Anda tidak sabar menunggu email antrian ini, Anda bisa meminjam email lain yang sudah dipanggil oleh Blackberry, misal saudara atau teman yang sudah berhasil mendaftar BBM. Tidak usah khawatir email ini bakal dipakai bareng. Ini hanya supaya dapat melewati ke tahapan selanjutnya. Yakni untuk melakukan login memulai penggunaan BBM. Ini bila sudah memiliki Blackberry ID. Bila belum punya, dapat mendaftar Blackberry ID. Baru di tahap ini, Anda dapat menggunakan email sendiri.

(ref: tabloidpulsa.co.id)

Pengalaman saya dengan meminjam email lain itu bisa digunakan berkali-kali. Meski ada yang mengatakan hanya dipakai maksimal 3 ponsel/tablet yang beda. Jadi tidak ada salahnya mencoba.

Oke. Semoga sukses. Dan tetap bersosialisasi secara tatap muka meski sudah punya BBM. ‘Jangan sampai mendekatkan yang jauh, dan menjauhkan yang dekat.’ Hehehe. [PUTA, 25/10/2013]

~~~
*Mochamad Yusuf adalah online analyst, konsultan tentang ‘online communication’, pembicara publik tentang IT, host radio, pengajar sekaligus praktisi IT. Aktif menulis dan beberapa bukunya telah terbit. Yang terbaru, “Jurus Sakti Memberangus Virus Pada Komputer, Handphone & PDA”. Anda dapat mengikuti aktivitasnya di personal websitenya, http://yusuf.web.id atau di Facebooknya, http://facebook.com/mcd.yusuf.

10 Comments

Leave a Reply to Tina Cancel reply

-->
%d bloggers like this: