(ref: sxc.hu)

(ref: sxc.hu)

Karena itu saya berpikir bagaimana mengoptimalkan waktu yang berjalan. Namun ini sulit. Karena semua sudah berjalan sesuai dengan rencana. Misal makan, tidur, bekerja. Saya tidak mungkin menghilangkannya.

Oleh: Mochamad Yusuf*

Setiap bangun pagi ada sesuatu yang saya sesalkan. Yakni apakah waktu kemarin sudah saya manfaatkan secara optimal. Apakah waktu itu tidak berjalan sia-sia.

Bila waktu itu adalah uang maka dengan uang itu saya dapat membeli sesuatu. Sudah berapa banyak barang yang saya beli. Dan apakah barang-barang itu bernilai tinggi. Jangan-jangan tidak banyak yang saya beli. Itupun dengan nilai yang rendah. Barang-barang yang tidak berguna.

Setiap bangun pagi, saya mencoba mengingat apa saja ya sudah saya kerjakan kemarin. Hmm.. hanya kegiatan rutin seperti makan, tidur, mengantar anak sekolah, berangkat kerja, kerja, pulang kerja. Ada lagi?

Kalau saya temukan tidak ada, ini yang saya sesalkan. Bila ada tambahan lain, misal menulis sebuah artikel, membaca buku, mengajar, silaturrahmi, maka saya senang. Ada sesuatu yang lain dan itu bernilai.

Karena itu saya berpikir bagaimana mengoptimalkan waktu yang berjalan. Namun ini sulit. Karena semua sudah berjalan sesuai dengan rencana. Misal makan, tidur, bekerja. Saya tidak mungkin menghilangkannya. Mengurangi porsinya mungkin. Tapi ini tidak selamanya baik.

Yang benar adalah memanfaatkan sisa-sisa waktu. Atau mengoptimalkan waktu luang. Misal jam istirahat bekerja. Atau setelah pulang kerja. Atau sebelum waktu bekerja. Memang tetap ada kegiatan lain. Tapi di waktu ini biasanya ada waktu luang.

Misal jam istirahat bekerja ada 1 jam yang digunakan untuk makan, beristirahat dan shalat. Tapi saya yakin semua kegiatan ini tidak sampai menghabiskan waktu 1 jam. Pasti ada waktu luang. Waktu luang ini yang ingin saya manfaatkan.

Untuk itu di tahun 2013 ini, saya mencoba membuat jadwal seperti ini.
1. Di sela waktu jam istirahat bekerja, saya gunakan untuk membaca.
2. Setelah shalat Subuh, masih bersarung, berpeci dan di atas sajadah, saya gunakan untuk menulis.
3. Saat menunggu saya gunakan untuk membaca.
4. Waktu luang cukup panjang, saya gunakan untuk silaturrahmi.
5. Dan lain-lain.

Untuk bisa menjalankan rencana ini dengan lancar, perlu persiapan. Maka di tas saya selalu ada buku. Setiap keluar rumah, saya bawa tas kecil isinya buku. Juga saya beli tablet pc, sehingga saya bisa menulis dengan praktis dan mudah.

Saya terus berpikir dan mencari cara lagi untuk benar-benar memanfaatkan waktu yang berjalan. Sehingga harapan saya, setiap bangun pagi tidak terlalu banyak penyesalan akan waktu yang terbuang sia-sia.

Anda demikian juga kan? [TSA, 9/1/2013 subuh. Ditulis menggunakan tablet pc].

~~~
EnerLife, ‘Energize Your Life’, adalah tulisan motivasi bermaksud mencerahkan pikiran dan hati. Serta memberi motivasi kesuksesan hidup. Anda bisa membaca artikel EnerLife lainnya di: http://EnerLife.web.id.

~~~
*Mochamad Yusuf adalah online analyst, konsultan tentang online communication, pembicara publik tentang TI, host radio, pengajar sekaligus praktisi TI. Aktif menulis dan beberapa bukunya telah terbit. Yang terbaru, “Jurus Sakti Memberangus Virus Pada Komputer, Handphone & PDA”. Anda dapat mengikuti aktivitasnya di personal websitenya, http://yusuf.web.id atau di Facebooknya, http://facebook.com/mcd.yusuf .