Cara Install BBM Di Tablet Android atau Ponsel Yang Tidak Bisa Install Lewat Playstore

Home / Artikel / TI (Teknologi Informasi) / Aplikasi / Cara Install BBM Di Tablet Android atau Ponsel Yang Tidak Bisa Install Lewat Playstore

Siap install secara manual (ref: dok. pribadi)
Jadi bila Anda pengguna tablet yang layarnya di atas 7 inch seperti Samsung Galaxy Tab, Galaxy Note, dan lain-lain, simak saja tips dari saya ini. Atau bila Anda pemilik ponsel yang tidak bisa menginstall lewat Playstore, Anda bisa menggunakan tips-tips dari saya ini (saya banyak mendapat keluhan yang tidak bisa install BBM di ponsel meski memenuhi syarat).

Oleh: Mochamad Yusuf*

Saat diumumkan adanya BBM di Android dan IOS, saya penasaran dengan pernyataan bahwa BBM ini tidak mendukung kemunculannya di tablet. Khawatir sekaligus penasaran, apakah memang benar bahwa BBM tidak bisa diinstall di tablet. Kebetulan saya memang pengguna tablet. Tepatnya Huawei Ideos S7 Slim (201u).

Khawatir karena kalau memang benar tidak bisa BBM-an, jadi gigit jari saat teman-teman lain bisa BBM-an. Ihik ihik. Dan sia-sialah saya sudah mengupgrade tablet yang aslinya masih Froyo ke Jellybean (4.1) hanya sekedar supaya siap berBBM-an. Karena syaratnya adalah OSnya minimal ICS (4.0)

Penasaran karena dengan konsep apa yang dimaksud dengan tablet oleh Blackberry Limited, produsen BBM itu. Kalau tablet berarti resolusinya besar, katakanlah di atas 1024 x 768 pixel, ponsel-ponsel premium rata-rata sudah melebihi hal itu.

Apakah yang dimaksud yang tidak ada SIM cardnya, seperti Ipad itu? Karena kalau tablet pakai SIM card seperti kebanyakan yang bersistem operasi (OS) Android, ya sama saja dengan ponsel. Bisa untuk telpon dan kirim SMS.

Atau yang dimaksud dengan tablet adalah ukuran layar di atas 7 inch?

Akhirnya Selasa kemarin, 22 Oktober Blackberry Limited merilis secara resmi BBM di Android dan IOS. Perilisan kali ini diam-diam, tidak seperti sebelumnya yang gegap gempita namun jadi kacau balau. Sepertinya Blackberry banyak belajar dari perilisan pertama tersebut. Mereka mulai menyadari besarnya pengguna Android dan IOS, sehingga perlunya bertahap penggunaannya.

Saat saya buka Google Playstore, kekhawatiran muncul karena aplikasi BBM tidak ada. Padahal seorang teman sudah berhasil menginstallnya. Saya buka Playstore di PC, kekhawatiran saya meningkat saat saya lihat informasi bahwa aplikasi ini tidak kompatible dengan tablet saya. Padahal saya pastikan tablet saya memenuhi syarat minimal OSnya.

Saya tidak menyerah, dan coba buka bbm.com di browser tablet, dan kekhawatiran saya memuncak karena tidak juga berhasil. Sekarang saya paham yang dimaksud tablet oleh Blackberry adalah ukuran layar secara fisik. Yakni harus dibawah 7 inch. Di atas 7 inch seperti Samsung Galaxy Tab, Samsung Galaxy Note pasti mengalami problem seperti saya.

Namun saya tidak menyerah. Saya coba-coba dan akhirnya berhasil. Sekarang sudah saya pakai BBM sudah 2 harian ini. Selama itu lancar jaya. Hehehe.

Jadi bila Anda pengguna tablet yang layarnya di atas 7 inch seperti Samsung Galaxy Tab, Galaxy Note, dan lain-lain, simak saja tips dari saya ini. Atau bila Anda pemilik ponsel yang tidak bisa menginstall lewat Playstore, Anda bisa menggunakan tips-tips dari saya ini (saya banyak mendapat keluhan yang tidak bisa install BBM di ponsel meski memenuhi syarat).


1. Install secara manual.
Karena tidak bisa install lewat Playstore, maka bisa install secara manual. Yakni menngunduh file apk-nya dan meletakkan ke memory ponsel dan menginstallnya. Anda bisa mendownload filenya secara tidak resmi, backup dari BBM saya, di Dropbox. Bila kuota bandwith habis bisa di Box. Pastikan untuk mencetang di ponsel Anda di settings > install from unknown sources.

Bila sudah berhasil install, Anda siap menggunakannya. Namun bila Anda dikatakan ‘tidak ada koneksi’ saat menjalankan BBM untuk pertama kali, cobalah ‘force stop’ lewat settings > apps > running. Dan jalankan kembali BBM. Bila masih gagal, padahal Anda sudah memastikan adanya koneksi bagus, Anda bisa mencoba ‘force stop’ kemnbali. Cobalah demikian berulang-ulang sampai berhasil. Hehehe. Sepertinya server BBM sibuk sehingga adanya problem demikian.


2. Mendapatkan ‘nomor antrian’.
Untuk mengontrol pendaftar baru BBM, Blackberry menggunakan ‘nomor antrian’. Yakni diminta memasukkan email. Bila Anda sudah pernah memasukkan email dulu untuk meminta pemberitahuan, maka email ini bisa dipakai. Anda langsung bisa memakai, tanpa harus antri. Tapi bila dulu tidak melakukannya, maka Anda harus memasukkan email antrian. Dan Anda harus menunggu kiriman email dari BBM yang menyatakan Anda boleh memakai BBM.

Tips dari saya, bisa memasukkan email teman lain yang sudah lewat antrian. Saya berhasil untuk mendaftarkan untuk anak saya. Tapi untuk ketiga kalinya, saat mendaftar untuk istri saya, saya gagal. Jadi tidak ada salahnya untuk mencoba.


3. Login dengan Blackberry ID.
Anda bisa login dengan Blackberry ID yang Anda miliki. Bila Anda pernah punya BBM di BB, Anda bisa menggunakan Blackberry ID sebelumnya. Karena kontak Anda akan diimpor dari server. Jadi Anda tidak perlu menginvite dan mengonfirmasi lagi teman-teman Anda. Bila belum punya, Anda bisa membuat Blackberry ID. Prosesnya mudah. Untuk detil cara mendaftar Blackber ID, Anda bisa membaca artikel saya sebelumnya: Nyoba BBM for Android


4. Siap menggunakan BBM!
Bila sudah login, maka Anda sudah siap berBBM-an.

[PUTA, 23/10/2013]

~~~
*Mochamad Yusuf adalah online analyst, konsultan tentang ‘online communication’, pembicara publik tentang IT, host radio, pengajar sekaligus praktisi IT. Aktif menulis dan beberapa bukunya telah terbit. Yang terbaru, “Jurus Sakti Memberangus Virus Pada Komputer, Handphone & PDA”. Anda dapat mengikuti aktivitasnya di personal websitenya, http://yusuf.web.id atau di Facebooknya, http://facebook.com/mcd.yusuf.

36 Comments

Leave a Reply

-->
%d bloggers like this: