Kubah [6]: 3 Kunci Hidup Bahagia Dunia Akhirat

Home / Serial Tulisan / Kuliah Bekal Hidup / Kubah [6]: 3 Kunci Hidup Bahagia Dunia Akhirat

(ref: sxc.hu)
(ref: sxc.hu)
Hidup dengan penuh lilitan hutang hanya akan membuat hidup terasa sesak. Tidak ada perasaan bahagia. Dapat bayaran tidak bahagia, karena habis untuk membayar hutang. Dapat proyek juga tidak dapat membuatnya bahagia.

Oleh: Mochamad Yusuf*

Untuk hidup bahagia sebenarnya hanya ada 3 hal yang dapat dilakukan. Ini tips yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW. Tentu tips ini dijamin manjur, karena yang menyampaikan tips ini sudah pasti mendapat informasi dari pemilik alam semesta ini.

Berikut 3 kunci hidup bahagia dunia dan akhirat:

1. Takut terhadap Allah SWT.
Kita hidup tentu ada tujuannya. Tujuannya apa? Jawabannya bisa ditanyakan ke penciptanya. Karena sebagai pencipta dia tahu apa maksud penciptaan manusia. Jadi kita tinggal baca jawabannya di Al Quran. Jawabannya adalah penciptaan manusia untuk menyembah pada sang Pencipta.

Karena itu harusnya kita taat pada sang Pencipta. Dengan cara menjalankan apa yang diminta. Dan menjauhi apa yang dilarang. Mudah kan? Kalau kita tidak taat padanya, tentu ada ancamannya. Kita seharusnya takut pada ancamannya. Karena dialah pemilik kita.

Dengan memiliki rasa takut padaNya, maka kita akan melakukan apa yang selalu Dia minta. Dan menjauhi apa yang tidak disukaiNya. Dengan selalu bersikap seperti ini, tidak ada kekhawatiran atau kecemasan. Hati akan merasa plong. Hidup lebih bahagia.

2. Berlaku adil
Berlaku adil artinya mengambil keputusan berdasarkan kebenaran. Tidak berlebihan. Tidak kekurangan. Tepat seperti takaran. Artinya tidak berlebihan memberi hadiah bagi yang benar. Dan tidak berlebihan memberi hukuman pada yang bersalah.

Berlaku adil berarti juga bersikap pada orang lain berdasarkan kebenaran. Bukan pada ‘like atau dislik’e. Bila menggunakan konsep ‘like dan dislike’ ini, dia akan tidak adil pada seseorang. Bisa jadi tindakannya bisa menzalimi seseorang.

Berlaku adil membuat hidup kita menjadi tidak merasa bersalah pada seseorang. Tidak merasa memiliki musuh. Perasaan ini akan membuat hidup kita bahagia.

3. Hidup sederhana.
Hidup sederhana adalah hidup tidak berlebihan. Tapi juga tidak kekurangan. Menariknya hidup sederhana ini disarankan juga untuk orang miskin juga. Jadi tidak hanya orang kaya yang diminta untuk hidup sederhana. Sederhana berarti membelanjakan rezekinya pada porsinya.

Misal saat ini seseorang ingin memiliki mobil, maka dia bisa melihat kemampuan diri. Jangan sampai memaksa misal dengan mencuri atau berhutang yang tidak mampu dibayarnya.

Hidup dengan penuh lilitan hutang hanya akan membuat hidup terasa sesak. Tidak ada perasaan bahagia. Dapat bayaran tidak bahagia, karena habis untuk membayar hutang. Dapat proyek juga tidak dapat membuatnya bahagia, karena habis untuk membayar hutang.

Jadi dengan melakukan 3 tips sederhana ini, maka kita dapat hidup bahagia.
[Sumber: Renungan Fajar di radio SS, 5 Januari 2013. TSA, 5/1/2013 subuh. Ditulis menggunakan tablet].

~~~
Kubah adalah Kuliah Bekal Hidup. Tulisan di serial Kubah ini mencoba mencari hikmah dari semua kejadian yang terjadi di alam. Semoga dengan hikmah ini kita dapat hidup bahagia di dunia dan mulia di akhirat. Artikel lain bisa Anda baca di serial ‘Kuliah Bekal Hidup, http://www.enerlife.web.id/category/kubah/’ lainnya.

~~~
*Mochamad Yusuf adalah online analyst, konsultan tentang online communication, pembicara publik tentang TI, host radio, pengajar sekaligus praktisi TI. Aktif menulis dan beberapa bukunya telah terbit. Yang terbaru, “Jurus Sakti Memberangus Virus Pada Komputer, Handphone & PDA”. Anda dapat mengikuti aktivitasnya di personal websitenya, http://yusuf.web.id atau di Facebooknya, http://facebook.com/mcd.yusuf .

One Comment

Leave a Reply

-->
%d bloggers like this: